Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Senin, 22 Juni 2026

Tim PAKEM Kota Manado adakan kegiatan koordinasi dan sosialisasi untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) serta Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme
Oleh Admin | Kamis, 20 November 2025
Bagikan :

Kamis, 20 November 2025 Tim PAKEM Kota Manado menggelar kegiatan koordinasi dan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM). Kegiatan ini diadakan di Hotel Gran Puri Manado pukul 09.00 WITA, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekda Kota Manado, dr. Steaven Dandel, MPH, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, M.Pd.I.

Acara ini menjadi momen penting untuk menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan aliran kepercayaan serta upaya pencegahan terhadap paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Dalam sambutannya, Sekda Kota Manado menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Dari pihak aparat penegak hukum, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manado, Arthur Piri, S.H., M.H., bersama dengan Kasubdit Kontra Radikal Dit. Pencegahan D88 Polri AKBP. Joko Dwi Harsono, S.I.K., M.Hum.  juga memberikan penjelasan mengenai mengenai sejarah terorisme di Indonesia dan langkah-langkah strategis yang dapat diambil dalam menanggulangi paham-paham berbahaya yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, pemerhati HTI, Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si, CRGP, turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya pendidikan dan dialog antarumat beragama sebagai salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi dapat menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan. Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, diharapkan masalah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme dapat ditekan dan diatasi secara bersama-sama.

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling